Langsung ke konten utama

INDAHNYA KEBERAGAMAN DAN TOLERANSI DI INDONESIA

 

Indahnya Keberagaman dan Pentingnya Toleransi di Indonesia

Adakah diantara kalian di sini yang punya teman berbeda suku ataupun agama? Jika ada, kalian sangat beruntung karena dapat mengenal budaya serta ajaran baru. Selain itu, lingkungan yang majemuk bisa memberikan kalian referensi pertemanan yang lebih luas.

Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman. Keberagaman yang ada telah menjadi simbol persatuan dan dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar tetap utuh dan harmonis.

Namun, belakangan ini Indonesia kerap mengalami krisis toleransi. Perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan. Padahal, perbedaan itu sendirilah yang seharusnya membuat Indonesia menjadi indah karena lebih “berwarna”.

Sebagai warga negara yang baik, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan menganut paham toleransi. Jangan sampai Indonesia terpecah-belah akibat isu-isu negatif. Ingat kata pepatah, “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.”

Bentuk keberagaman di Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya, baik dari segi sumber daya alam maupun keberagamannya. Ada beberapa bentuk keberagaman di Indonesia, mulai dari keberagaman suku, keberagaman agama, keberagaman ras, dan juga keberagaman anggota golongan.

Keberagaman suku

Indonesia adalah negara kepulauan. Dari geografis yang berbeda-beda tersebut, Indonesia memiliki banyak sekali suku. Suku bangsa atau yang disebut juga etnik dapat diartikan sebagai pengelompokan atau penggolongan orang-orang yang memiliki satu keturunan. Selain itu, kelompok suku bangsa ditandai dengan adanya kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku atau ciri-ciri biologis yang dimiliki.

Setiap suku bangsa mempunyai ciri atau karakter tersendiri, baik dalam aspek sosial maupun budaya. Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku, lebih tepatnya 1.340 suku bangsa. 

Keberagaman agama

Indonesia adalah negara yang religius. Hal itu dibuktikan dalam sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Kebebasan dalam beragama dijamin dalam UUD 1945 pasal 29 yang menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Di Indonesia sendiri, ada enam agama yang diakui oleh negara. Agama-agama yang diakui oleh negara adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan juga Konghucu. Keenam agama harus hidup berdampingan di masyarakat dengan prinsip toleransi antarumat beragama.

Keberagaman ras

Ras merupakan klasifikasi yang digunakan untuk mengategorikan manusia melalui ciri fenotipe (ciri fisik) dan asal usul geografis. Asal mula keberagaman ras di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor seperti bangsa asing yang singgah di Tanah Air, sejarah penyebaran ras dunia, dan juga kondisi geografis. 

Ada beberapa ras yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Ras Malayan-Mongoloid yang berada di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Ras Melanesoid mendiami wilayah Papua, Maluku, dan juga Nusa Tenggara Timur. Selain itu, ada juga ras Asiatic Mongoloid yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, yaitu seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea. Terakhir, ada ras Kaukasoid, yaitu orang-orang India, Timur-Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.

Keberagaman anggota golongan

Dalam masyarakat multikultural, keberagaman golongan bisa terjadi secara vertikal dan horizontal. Untuk vertikal, terdapat hierarki lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam. Contohnya seperti status sosial, pendidikan, jabatan, dan sebagainya. Secara horizontal, biasanya anggota golongan setara dan tidak ada hierarki. Namun, hal ini mengakibatkan banyak yang merasa anggota golongannya paling benar sehingga merendahkan anggota golongan lainnya. Contohnya adalah agama, idealisme, adat-istiadat, dan sebagainya.

Pentingnya menjaga toleransi di dalam keberagaman

Meskipun Indonesia adalah negara yang kaya akan perbedaan dan keberagaman, hal tersebut membuat Indonesia rentan terpecah-belah akibat perbedaan yang ada. Perpecahan di masyarakat bisa memicu konflik yang menimbulkan kerugian banyak pihak.

Oleh karenanya, diperlukan sifat toleran dan juga tenggang rasa terhadap perbedaan dan kemajemukan di masyarakat. Sifat toleransi haruslah ditanamkan sejak dini supaya bisa menerima perbedaan yang ada.

Contoh perilaku toleransi seperti memberikan kesempatan kepada tetangga melakukan ibadahnya, tolong-menolong antarwarga ketika melaksanakan hari raya, dan tidak membeda-bedakan tetangga, dan menghargai perbedaan budaya yang ada.

Sikap dan perilaku toleransi terhadap keberagaman masyarakat merupakan kunci untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta mencegah proses perpecahan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Setiap individu hendaknya mengaplikasikan perilaku toleran terhadap keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan antargolongan.

TUGAS

  1. SETELAH MEMBACA MATERI DIATAS, SILAHKAN KERJAKAN TUGAS BERIKUT INI. 
  2. UNDUH TUGAS
  3. JANGAN LUPA, ABSEN DIKOLOM KOMENTAR

Referensi: Modul PPKN SMP Keberagaman Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika untuk kelas VII terbitan Direktorat SMP tahun 2020

POSTING KOMENTAR

43 Komentar

  1. Nama: Tita Nia Nuraini
    Kelas: 7C
    Hadir

    BalasHapus
  2. Nama : Merin Dilantri
    Kelas : 7C
    Hadir

    BalasHapus
  3. Nama : M.Abid Fakhri Ardana
    Kelas : 7B
    Hadir

    BalasHapus
  4. Nama: Gavin Dzanuartha Arsyan
    Kelas: 7C
    Hadir

    BalasHapus
  5. Muhammad Yusuf Mada Oktavian kelas 7B hadir

    BalasHapus
  6. Ni Gusti ayu Made seren, kelas 7C hadir

    BalasHapus
  7. Puput Fahma Nailah kelas 7 b hadir

    BalasHapus
  8. Nama: Aisyah Zahra
    Kls: 7B
    Hadir

    BalasHapus
  9. Nama:Nabila khansa safitri
    Kelas:7A
    Hadir

    BalasHapus
  10. Nama Andika Vebrianto kelas 7 B hadir

    BalasHapus
  11. Almira Shesa Pani Putri 7B hadir

    BalasHapus
  12. Nama:Dinara dwi khalista
    Kelas :7B
    hadir

    BalasHapus
  13. Nama: Dewa Komang Rajendriya Pawana
    Kelas:7C
    Hadir

    BalasHapus
  14. Nama:Satria bima pratama kls:7C hadir

    BalasHapus
  15. Nama : Rhesty Zulfha Gunawan
    Kelas : 7A
    Hadir...

    BalasHapus
  16. Suci aura mega kls:7b hadir

    BalasHapus
  17. Nama:Arni Widiya sari
    Kls:7B
    Hadirr

    BalasHapus
  18. Nama : Faiz Achmad Raihan
    Kelas. : VII B
    Hadir

    BalasHapus
  19. Nama:miftahul jannah
    Kelas:7c
    Hadir

    BalasHapus
  20. Nama:acha tamara
    Kelas:7a
    Hadir

    BalasHapus
  21. Nama: Hafidz Nur Angga syahputra
    Kelas: VIIA

    BalasHapus
  22. Nama:Naswa Syafira
    Kelas:7A
    Hadir

    BalasHapus
  23. Nama: Muzaki ikhsan atthallah
    Kelas:7B

    BalasHapus
  24. Nama: Agita Ristithan
    Kelas: 7B
    Hadir

    BalasHapus
  25. Mora Ammar M. 7B hadir/siap

    BalasHapus
  26. Nayla Afnan Nadhifa kelas 7A hadir

    BalasHapus
  27. Alif Fudhail Syafiq 7B hadir

    BalasHapus
  28. Nama :grasella geofani futri
    Kls:7A
    Hadirrr

    BalasHapus
  29. Nama : Anin Aprilia
    Kelas : 7B
    Hadirr

    BalasHapus
  30. Nama:Esa aprilia dwi putri
    Kelas:7A
    Hadir

    BalasHapus
  31. Nama: Sabrina Mutiara Rosnata
    Kelas: 7B
    Hadir

    BalasHapus
  32. Nobel kartika Dewi kls VII A hadir

    BalasHapus
  33. Zahrani Anindya Rahma
    VII A
    Hadir

    BalasHapus
  34. Julyazka Rheva Adisty 7A hadirr

    BalasHapus
  35. Nadia Vita Alfarica 7B hadirr

    BalasHapus
  36. Nama=Moza chesar Avril Yadi purju
    Kelas=7B
    Hadirrr

    BalasHapus
  37. Fahira Arum Sari
    Kelas 7C
    Hadir

    BalasHapus
  38. Nama = Tiara destra intan fahrani
    Kelas =7A
    Hadir

    BalasHapus

SILAHKAN TULIS KOMENTAR KAMU DISINI

Komentar

Postingan Populer